Komputer itu sendiri adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut perintah yang telah
dirumuskan.
Kata komputer
semula dipergunakan untuk
menggambarkan orang yang
perkerjaannya melakukan
perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi
arti kata ini kemudian
diberikan kepada mesin itu sendiri.
Secara lebih luasnya, Komputer dapat
didefinisikan sebagai suatu
peralatan elektronik yang terdiri
dari beberapa komponen, yang
dapat bekerja sama antara
komponen satu dengan komponen lain guna menghasilkan suatu
informasi berdasarkan program
dan data yang ada. Adapun
bentuk fisik komputer adalah: CPU, Layar Monitor,
Keyboard, Mouse.
Keyboard dan Mouse merupakan piranti masukkan atau input data.
CPU itu sendiri merupakan bagian dari proses. Karena didalamnya terdapat suatu prosesor.
Monitor berfungsi sepagai alat penampil dari proses, atau dapat disebut sebagai output.
Untuk saat ini, komputer sudah
semakin canggih. Tetapi,
pada masalau komputer memiliki bentuk fisik yang besar sohb, dan tidak secanggih, dan
seringan sekarang. Dalam sejarah
komputer, ada 5 generasi dalam sejarah perkembangan komputer.
Generasi Komputer
1. Generasi Pertama
Komputer Generasi pertama
dikarakteristik dengan instruksi operasi dibuat
secara spesifik untuk suatu
tugas tertentu. Setiap komputer
memiliki program kode biner yang berbeda yang disebut "bahasa mesin" atau "machine language". Hal ini menyebabkan komputer sulit
untuk diprogram dan membatasi
kecepatannya. Ciri lain dari komputer
generasi pertama adalah
penggunaan tube vakum (yang
membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat
besar) dan silinder magnetik
untuk penyimpanan data.
2. Generasi Kedua
Pada tahun 1948, penemuan
transistor sangat memengaruhi
perkembangan komputer.
Transistor menggantikan tube
vakum di komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang
drastis menjadi lebih kecil. Transistor mulai digunakan di
dalam komputer mulai pada
tahun 1956. Penemuan lain yang
berupa pengembangan memori
inti-magnetik membantu
pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil,
lebih cepat, lebih dapat
diandalkan, dan lebih hemat
energi dibanding para
pendahulunya. Mesin pertama
yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer.
IBM membuat superkomputer
bernama Stretch, dan Sprery-
Rand membuat komputer
bernama LARC. Komputer-
komputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom,
dapat menangani sejumlah besar
data, sebuah kemampuan yang
sangat dibutuhkan oleh peneliti
atom. Mesin tersebut sangat
mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan
komputasi bisnis, sehingga
membatasi kepopulerannya.
Hanya ada dua LARC yang
pernah dipasang dan digunakan:
satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang
lainnya di US Navy Research and
Development Center di
Washington D.C. Komputer
generasi kedua menggantikan
bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly
adalah bahasa yang
menggunakan singkatan-
singakatan untuk menggantikan
kode biner.
Pada awal 1960-an, mulai
bermunculan komputer generasi
kedua yang sukses di bidang
bisnis, di universitas, dan di
pemerintahan. Komputer-
komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang
sepenuhnya menggunakan
transistor. Mereka juga memiliki
komponen-komponen yang dapat
diasosiasikan dengan komputer
pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket,
memory, sistem operasi, dan
program. Salah satu contoh penting
komputer pada masa ini adalah
1401 yang diterima secara luas
di kalangan industri. Pada tahun
1965, hampir seluruh bisnis-bisnis
besar menggunakan komputer generasi kedua untuk
memprosesinformasi keuangan.
Program yang tersimpan di dalam
komputer dan bahasa
pemrograman yang ada di
dalamnya memberikan fleksibilitas
kepada komputer. Fleksibilitas ini
meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi
penggunaan bisnis. Dengan
konsep ini, komputer dapat
mencetak faktur pembelian
konsumen dan kemudian
menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji. Beberapa
bahasa pemrograman mulai
bermunculan pada saat itu.
Bahasa pemrograman Common
Business-Oriented Language
(COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan.
Bahasa pemrograman ini
menggantikan kode mesin yang
rumit dengan kata-kata, kalimat,
dan formula matematika yang
lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan
seseorang untuk memprogram
dan mengatur komputer.
Berbagai macam karier baru
bermunculan (programmer, analis
sistem, dan ahli sistem komputer) . Industr piranti lunak juga mulai
bermunculan dan berkembang
pada masa komputer generasi
kedua ini.
3. Generasi Ketiga
Walaupun transistor dalam
banyak hal mengungguli tube
vakum, namun transistor
menghasilkan efek panas yang cukup
besar, yang dapat berpotensi
merusak bagian-bagian internal komputer. Namun Batu kuarsa (quartz
rock) menghilangkan masalah ini.
Jack Kilby, seorang insinyur di
Texas Instrument,
mengembangkan teknologi sirkuit
terintegrasi atau IC (IC : integrated circuit) di tahun 1958. IC
mengkombinasikan tiga
komponen elektronik dalam
sebuah piringan silikon kecil yang
terbuat dari pasir kuarsa. Pada
ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak
komponen-komponen ke dalam
suatu chip tunggal yang disebut
semikonduktor. Hasilnya,
komputer menjadi semakin kecil
karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip.
Kemajuan komputer generasi
ketiga lainnya adalah
penggunaan sistem operasi
(OS atau operating system) yang
memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program
yang berbeda secara serentak
dengan sebuah program utama
yang memonitor dan
mengkoordinasi memori
komputer.
dirumuskan.
Kata komputer
semula dipergunakan untuk
menggambarkan orang yang
perkerjaannya melakukan
perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi
arti kata ini kemudian
diberikan kepada mesin itu sendiri.
Secara lebih luasnya, Komputer dapat
didefinisikan sebagai suatu
peralatan elektronik yang terdiri
dari beberapa komponen, yang
dapat bekerja sama antara
komponen satu dengan komponen lain guna menghasilkan suatu
informasi berdasarkan program
dan data yang ada. Adapun
bentuk fisik komputer adalah: CPU, Layar Monitor,
Keyboard, Mouse.
Keyboard dan Mouse merupakan piranti masukkan atau input data.
CPU itu sendiri merupakan bagian dari proses. Karena didalamnya terdapat suatu prosesor.
Monitor berfungsi sepagai alat penampil dari proses, atau dapat disebut sebagai output.
Untuk saat ini, komputer sudah
semakin canggih. Tetapi,
pada masalau komputer memiliki bentuk fisik yang besar sohb, dan tidak secanggih, dan
seringan sekarang. Dalam sejarah
komputer, ada 5 generasi dalam sejarah perkembangan komputer.
Generasi Komputer
1. Generasi Pertama
Komputer Generasi pertama
dikarakteristik dengan instruksi operasi dibuat
secara spesifik untuk suatu
tugas tertentu. Setiap komputer
memiliki program kode biner yang berbeda yang disebut "bahasa mesin" atau "machine language". Hal ini menyebabkan komputer sulit
untuk diprogram dan membatasi
kecepatannya. Ciri lain dari komputer
generasi pertama adalah
penggunaan tube vakum (yang
membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat
besar) dan silinder magnetik
untuk penyimpanan data.
2. Generasi Kedua
Pada tahun 1948, penemuan
transistor sangat memengaruhi
perkembangan komputer.
Transistor menggantikan tube
vakum di komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang
drastis menjadi lebih kecil. Transistor mulai digunakan di
dalam komputer mulai pada
tahun 1956. Penemuan lain yang
berupa pengembangan memori
inti-magnetik membantu
pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil,
lebih cepat, lebih dapat
diandalkan, dan lebih hemat
energi dibanding para
pendahulunya. Mesin pertama
yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer.
IBM membuat superkomputer
bernama Stretch, dan Sprery-
Rand membuat komputer
bernama LARC. Komputer-
komputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom,
dapat menangani sejumlah besar
data, sebuah kemampuan yang
sangat dibutuhkan oleh peneliti
atom. Mesin tersebut sangat
mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan
komputasi bisnis, sehingga
membatasi kepopulerannya.
Hanya ada dua LARC yang
pernah dipasang dan digunakan:
satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang
lainnya di US Navy Research and
Development Center di
Washington D.C. Komputer
generasi kedua menggantikan
bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly
adalah bahasa yang
menggunakan singkatan-
singakatan untuk menggantikan
kode biner.
Pada awal 1960-an, mulai
bermunculan komputer generasi
kedua yang sukses di bidang
bisnis, di universitas, dan di
pemerintahan. Komputer-
komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang
sepenuhnya menggunakan
transistor. Mereka juga memiliki
komponen-komponen yang dapat
diasosiasikan dengan komputer
pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket,
memory, sistem operasi, dan
program. Salah satu contoh penting
komputer pada masa ini adalah
1401 yang diterima secara luas
di kalangan industri. Pada tahun
1965, hampir seluruh bisnis-bisnis
besar menggunakan komputer generasi kedua untuk
memprosesinformasi keuangan.
Program yang tersimpan di dalam
komputer dan bahasa
pemrograman yang ada di
dalamnya memberikan fleksibilitas
kepada komputer. Fleksibilitas ini
meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi
penggunaan bisnis. Dengan
konsep ini, komputer dapat
mencetak faktur pembelian
konsumen dan kemudian
menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji. Beberapa
bahasa pemrograman mulai
bermunculan pada saat itu.
Bahasa pemrograman Common
Business-Oriented Language
(COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan.
Bahasa pemrograman ini
menggantikan kode mesin yang
rumit dengan kata-kata, kalimat,
dan formula matematika yang
lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan
seseorang untuk memprogram
dan mengatur komputer.
Berbagai macam karier baru
bermunculan (programmer, analis
sistem, dan ahli sistem komputer) . Industr piranti lunak juga mulai
bermunculan dan berkembang
pada masa komputer generasi
kedua ini.
3. Generasi Ketiga
Walaupun transistor dalam
banyak hal mengungguli tube
vakum, namun transistor
menghasilkan efek panas yang cukup
besar, yang dapat berpotensi
merusak bagian-bagian internal komputer. Namun Batu kuarsa (quartz
rock) menghilangkan masalah ini.
Jack Kilby, seorang insinyur di
Texas Instrument,
mengembangkan teknologi sirkuit
terintegrasi atau IC (IC : integrated circuit) di tahun 1958. IC
mengkombinasikan tiga
komponen elektronik dalam
sebuah piringan silikon kecil yang
terbuat dari pasir kuarsa. Pada
ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak
komponen-komponen ke dalam
suatu chip tunggal yang disebut
semikonduktor. Hasilnya,
komputer menjadi semakin kecil
karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip.
Kemajuan komputer generasi
ketiga lainnya adalah
penggunaan sistem operasi
(OS atau operating system) yang
memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program
yang berbeda secara serentak
dengan sebuah program utama
yang memonitor dan
mengkoordinasi memori
komputer.
No comments:
Post a Comment